Siap Menghadapi UN 2014

Dalam rangka menghadapi UN 2014, siswa dapat melihat jadwal UN 2014 di sini. di sini juga diberikan file-file materi pengayaan UN dari direktorat PSMP yang dapat didownload

Profil Sekolah

Profil SMP Negeri 1 Bolo sebagai Sekolah Standar Nasional

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

ALAT OPTIK


Cermin dan lensa serta prinsip kerjanya memberikan sarana pemahaman bagi pemanfaatannya untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia. Alat-alat yang bekerja berdasarkan prinsip optik (cermin dan lensa) digolongkan sebagai alat optik.
Mata
Salah satu alat optik alamiah yang merupakan salah satu anugerah dari Sang Pencipta adalah mata. Di dalam mata terdapat lensa kristalin yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan kenyal. Lensa kristalin atau lensa mata berfungsi mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan di depan lensa. Cairan ini dinamakan aqueous humor. Intensitas cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil.
Bagian-bagian mata
Bagian-bagian mata
Cahaya yang masuk ke mata difokuskan oleh lensa mata ke bagian belakang mata yang disebut retina. Bentuk bayangan benda yang jatuh di retina seolah-olah direkam dan disampaikan ke otak melalui saraf optik. Bayangan inilah yang sampai ke otak dan memberikan kesan melihat benda kepada mata. Jadi, mata dapat melihat objek dengan jelas apabila bayangan benda (bayangan nyata) terbentuk tepat di retina.
Lensa mata merupakan lensa yang kenyal dan fleksibel yang dapat menyesuaikan dengan objek yang dilihat. Karena bayangan benda harus selalu difokuskan tepat di retina, lensa mata selalu berubah-ubah untuk menyesuaikan objek yang dilihat. Kemampuan mata untuk menyesuaikan diri terhadap objek yang dilihat dinamakan daya akomodasi mata.
daya akomodasi mata
daya akomodasi mata
Saat mata melihat objek yang dekat, lensa mata akan berakomodasi menjadi lebih cembung agar bayangan yang terbentuk jatuh tepat di retina. Sebaliknya, saat melihat objek yang jauh, lensa mata akan menjadi lebih pipih untuk memfokuskan bayangan tepat di retina.
Titik terdekat yang mampu dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik dekat mata (punctum proximum/PP). Pada saat melihat benda yang berada di titik dekatnya, mata dikatakan berakomodasi maksimum. Titik dekat mata disebut juga dengan jarak baca normal karena jarak yang lebih dekat dari jarak ini tidak nyaman digunakan untuk membaca dan mata akan terasa lelah. Jarak baca normal atau titik dekat mata adalah sekitar 25 cm.
Adapun, titik terjauh yang dapat dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik jauh mata (punctum remotum/PR). Pada saat melihat benda yang berada di titik jauhnya, mata berada dalam kondisi tidak berakomodasi. Jarak titik jauh mata normal adalah di titik tak hingga (~).
Rabun Jauh dan Cara Memperbaikinya
Orang yang menderita rabun jauh atau miopi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang jauh tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek di titik dekatnya (pada jarak 25 cm). titik jauh mata orang yang menderita rabun jauh berada pada jarak tertentu (mata normal memiliki titik jauh tak berhingga).
Rabun jauh dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa divergen yang bersifat menyebarkan (memencarkan) sinar. Lensa divergen atau lensa cekung atau lensa negatif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.
miopi dikoreksi menggunakan lensa negatif
miopi dikoreksi menggunakan lensa negatif
Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami rabun jauh dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa.
pers01pers02Di sini jarak s adalah jarak tak hingga (titik jauh mata normal), dan s’ adalah titik jauh mata (PR). Prinsip dasarnya adalah lensa negatif digunakan untuk memindahkan (memajukan) objek pada jarak tak hingga agar menjadi bayangan di titik jauh mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.
Rabun Dekat dan Cara Memperbaikinya
Orang yang menderita rabun dekat atau hipermetropi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang terletak di titik dekatnya tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek yang jauh (tak hingga). Titik dekat mata orang yang menderita rabun dekat lebih jauh dari jarak baca normal (PP > 25 cm).
Cacat mata hipermetropi dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa konvergen yang bersifat mengumpulkan sinar. Lensa konvergen atau lensa cembung atau lensa positif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.
hipermetropi dikoreksi menggunakan lensa positif
hipermetropi dikoreksi menggunakan lensa positif
Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami hipermetropi dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa.
pers011pers03Di sini jarak s adalah jarak titik dekat mata normal (25 cm), dan s’ adalah titik dekat mata (PP). Prinsip dasarnya adalah lensa positif digunakan untuk memindahkan (memundurkan) objek pada jarak baca normal menjadi bayangan di titik dekat mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.
Kaca Pembesar
Kaca pembesar atau lup digunakan untuk melihat benda kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung. Lup menggunakan sebuah lensa cembung atau lensa positif untuk memperbesar objek menjadi bayangan sehingga dapat dilihat dengan jelas.
180px-magnifying_glass2Bayangan yang dibentuk oleh lup bersifat maya, tegak, dan diperbesar. Untuk mendapatkan bayangan semacam ini objek harus berada di depan lensa dan terletak diantara titik pusat O dan titik fokus F lensa. untuk menghasilkan bayangan yang diinginkan, lup dapat digunakan dalam dua macam cara, yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi.
Lup dapat digunakan dengan mata berakomodasi maksimum untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan. Agar mata berakomodasi maksimum, bayangan yang terbentuk harus tepat berada di titik dekat mata (s’ = sn = jarak titik dekat mata).
lup3-300x105Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata berakomodasi maksimum adalah
pers09Dimana P adalah perbesaran lup, sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal), dan f adalah jarak fokus lup.
Menggunakan lup dalam keadaan mata berakomodasi maksimum membuat mata menjadi cepat lelah. Agar mata relaks dan tidak cepat lelah, lup digunakan dalam keadaan mata tidak berakomodasi. Untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan dalam keadaan mata tidak berakomodasi, bayangan yang terbentuk harus berada sangat jauh di depan lensa (jarak tak hingga). dalam hal ini objek harus berada di titik fokus lensa (s = f).
lup2-300x2041Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata tidak berakomodasi adalah
pers051Dimana P adalah perbesaran lup, sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal), dan f adalah jarak fokus lup.
Mikroskop
Perbesaran bayangan yang dihasilkan dengan menggunakan lup yang hanya menggunakan sebuah lensa cembung kurang maksimal dan terbatas. Untuk mendapatkan perbesaran yang lebih besar diperlukan susunan alat optik yang lebih baik. Perbesaran yang lebih besar dapat diperoleh dengan membuat susunan dua buah lensa cembung. Susunan alat optik ini dinamakan mikroskop yang dapat menghasilkan perbesaran sampai lebih dari 20 kali.
Sebuah mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung (lensa positif). lensa yang dekat dengan objek (benda) dinamakan lensa objektif, sedangkan lensa yang dekat mata dinamakan lensa okuler. Jarak fokus lensa okuler lebih besar daripada jarak fokus lensa objektif.
mikroskop dan bagian-bagiannya
mikroskop dan bagian-bagiannya
pembentukan bayangan pada mikroskop
pembentukan bayangan pada mikroskop
Objek yang ingin diamati diletakkan di depan lensa objektif di antara titik Fobdan 2Fob. Bayangan yang terbentuk oleh lensa objektif adalah I1 yang berada di belakang lensa objektif dan di depan lensa okuler. Bayangan ini bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar. Bayangan I1 akan menjadi benda bagi lensa okuler dan terletak di depan lensa okuler antara pusat optik O dan titik fokus okuler Fok. Di sini lensa okuler akan berfungsi sebagai lup dan akan terbentuk bayangan akhir I2 di depan lensa okuler. Bayangan akhir I2 yang terbentuk bersifat maya, diperbesar, dan terbalik terhadap objek semula.
Perbesaran yang dihasilkan mikroskop adalah gabungan dari perbesaran lensa objektif dan perbesaran lensa okuler. Perbesaran lensa objektif mikroskop adalah
pers062Dimana Pob adalah perbesaran lensa objektif, s’ob adalah jarak bayangan lensa objektif dan sob adalah jarak objek di depan lensa objektif.
Adapun perbesaran lensa okuler mikroskop sama dengan perbesaran lup, yaitu sebagai berikut.
pers072
untuk mata berakomodasi maksimum

pers08
untuk mata tidak berakomodasi

Dimana Pok adalah perbesaran lensa okuler, sn adalah jarak titik dekat mata (untuk mata normal sn = 25 cm), dan fok adalah jarak fokus lensa okuler.
Perbesaran total mikroskop adalah hasil kali perbesaran lensa objektif dan perbesaran lensa okuler. Jadi,
P = Pob × Pok
Hal-hal penting yang perlu diketahui berkaitan dengan mikroskop:
(1) jarak antara lensa objektif dan lensa okuler disebut juga panjang tabung (d). panjang tabung sama dengan penjumlahan jarak bayangan yang dibentuk lensa objektif (s’ob) dengan jarak benda (bayangan pertama) ke lensa okuler (sok).
d = s’ob + sok
(2) menggunakan mikroskop dengan mata berakomodasi maksimum berarti letak bayangan akhir berada di titik dekat mata di depan lensa okuler. Jadi, dapat dituliskan
s’ok = −sn
(3) menggunakan mikroskop dengan mata tidak berakomodasi berarti jarak benda di depan lensa okuler (sok ) berada tepat di titik fokus lensa okuler (fok). Jadi, dapat dituliskan
sok = fok
Teropong Bintang
Bintang-bintang di langit yang letaknya sangat jauh tidak dapat dilihat secara langsung oleh mata. Teropong atau teleskop dapat digunakan untuk melihat bintang atau objek yang letaknya sangat jauh.
Teropong terdiri atas dua lensa cembung, sebagaimana mikroskop. Pada teropong jarak fokus lensa objektif lebih besar daripada jarak fokus lensa okuler (fob > fok). Teropong digunakan dengan mata tidak berakomodasi agar tidak cepat lelah karena teropong digunakan untuk mengamati bintang selama berjam-jam. Dengan mata tidak berakomodasi, bayangan lensa objektif harus terletak di titik fokus lensa okuler. Dengan demikian, panjang teropong (atau jarak antara kedua lensa) adalah
d = fob + fok
dimana fob adalah jarak fokus lensa objektif dan fok adalah jarak fokus lensa okuler.
Adapun perbesaran P yang dihasilkan oleh teropong adalah
pers10
SUMBER

Selasa, 04 September 2012

Mengenal Jerapah


Jerapah (Giraffa camelopardalis) tergolong pada mamalia berkuku genap endemik Afrika. Jerapah merupakan spesies hewan tertinggi di planet ini, yang hidup di darat,tingginya bisa mencapai 5 – 6 meter dengan berat 1.360 – 2.000 kg atau sekitar 20 kali lebih berat dari manusia dewasa. Jerapah betina biasanya sedikit lebih pendek dan lebih ringan.

Dengan ketinggian sampai 5,5 meter, jerapah bisa melihat dengan jelas areal padang rumput tempat kumpulannya berada. Jika ada musuh seperti singa jerapah bisa melihatnya dan ia akan memberi tanda pada kelompoknya.

Dulu, jerapah dipanggil dengan sebutan “camelopard” karena sosoknya seperti gabungan antara camel (unta) dengan leopard (macan tutul). Nama jerapah yg sekarang (giraffe) sebenarnya berasal dari bahasa Arab “zurapha” y berarti tinggi & kemudian diserap ke dalam bahasa Italia “giraffa”

Jerapah berkerabat dengan rusa dan sapi tetapi dari suku yang berbeda, yaitu Giraffidae, yang mencakup jerapah sendiri dan kerabat terdekatnya, okapi. Habitat aslinya melingkupi area dari Chad sampai dengan Afrika Selatan

Lidah jerapah panjangnya bisa mencapai sekitar 53 cm, dan jerapah mampu berlari dengan kecepatan hingga 55 km/jam saat di serang musuh. Jerapah tidur sekitar 1,9 jam per hari. Jerapah berkomunikasi dengan variasi bunyi yang dikeluarkannya.

Leher jerapah yang panjang memiliki 7 buah tulang sama jumlahnya dengan tulang leher manusia, namun ruas antar tulang lehernya lebih panjang. Karena tulang penyusun lehernya hanya berjumlah sedikit itulah, leher jerapah sangat kaku, sehingga saat harus minum atau mengambil makanan di tanah, ia harus mengangkangkan kakinya lebar-lebar. Leher yang panjang berfungsi untuk mengambil dedaunan di pepohonan yang tinggi dan juga sebagai bentuk pertahanan diri.

Leher pajang berarti mereka memerlukan tenaga ekstra untuk memompa darah ke dan dari kepala. Karena itulah jerapah memiliki jantung yang amat kuat yang beratnya bisa mencapai 11 kg dan dinding setebal 8 cm, serta sistem pembuluh darah yang membantu menjaga tekanan darah secara stabil di otak

Jantung jerapah mungkin adalah yang paling kuat di antara hewan-hewan yang lain, karena sekitar dua kali lipat dari tekanan darah normal diperlukan untuk memompa darah melalui lehernya yang panjang untuk mencapai otak. Dengan tekanan darah yang tinggi ini, hanya dengan fitur desain yang khusus, akan mencegah ‘meletusnya otak’ ketika ia membungkuk ke bawah untuk minum air.

Darah jerapah tidak berkumpul di bagian kaki, dan jerapah tidak berdarah berlimpah-limpah apabila kakinya terluka. hal ini disebabkan kulitnya yang sangat keras dan struktur jaringan sel di bagian dalam pembuluh drah yang khusus, yang mencegah akumulasi darah.

Pembuluh rambut yang menjangkau sampai permukaan amatlah kecil, dan ukuran sel darah merahnya sekitar sepertiga dari ukuran sel darah yang dimiliki manusia, sehingga aliran darah mengalir dengan lebih lancar. Ukuran sel darah merah yang lebih kecil memungkinkan luas permukaan yang lebih besar dan penyerapan oksigen yang lebih tinggi dan cepat dalam darah. Ini membantu menjaga persediaan oksigen yang cukup hingga ekstremitas, dan juga di bagian kepala.

Ukuran paru-paru jerapah delapan kali lebih besar dari yang dimiliki manusia, dan kecepatan pernafasannya sekitar sepertiga paru-paru manusia. Bernafas dengan lebih pelan, hal ini penting untuk menggantikan volume udara yang diperlukan tanpa menyebabkan kerusakan trakea jerapah yang berlipat-lipat dan sepanjang 3,6 meter (12 kaki).

Ketika binatang tersebut menghirup nafas segar, nafas sebelumnya yang telah kehabisan oksigen tidak bisa dikeluarkan sepenuhnya. hal ini terjadi karena trakea jerapah yang panjang dan yang akan menyisakan udara yang mati (dead space) yang banyak, lebih banyak dari satu kali nafas manusia. Untuk mengatasinya, jerapah telah memiliki mekanisme khusus, agar udara yang dihirupnya harus cukup untuk menjadikan ‘udara buruk’ ini memiliki persentase yang kecil dari keseluruhan total. 

Habitat hidup jerapah
Layaknya kebanyakan hewan-hewan herbivora lain di Afrika, jerapah juga hidup secara berkelompok, walaupun bagian dari kelompok ini dapat datang dan pergi silih berganti, untuk membentuk kelompok-kelompok lain. Jerapah biasa membagi tugas dalam kelompoknya; saat sejumlah jerapah sedang makan, jerapah lainnya akan mengawasi keadaan sekitar agar bisa mengetahui kehadiran pemangsa. Setelah semua anggota kelompok itu makan, mereka akan pegi ke tempat yang aman berupa padang terbuka yang rumputnya rendah, sehingga ia bisa mengawasi pemangsa dengan leluasa dan tidak perlu khawatir akan mangsa yang mengendap-endap di antara rerumputan. Itulah sebabnya jerapah tidak suka hidup di hutan yang lebat, karena menyulitkan untuk melihat musuhnya.

Kelompok jerapah juga jarang pergi ke mata air saat musim kemarau sekalipun karena dari daun-daun yg dimakannya, 70% lebih merupakan air sehingga mereka bisa hidup tanpa minum untuk jangka waktu tertentu. jerapah juga diketahui sebagai salah satu mamalia dengan rentang waktu tidur tersedikit; rata-rata mereka hanya tidur 2 jam per harinya.

Makanan jerapah
Dengan lehernya yang panjang jerapah dapat makan dedaunan dari pohon-pohon di sekitarnya. Untuk memakan dedaunan, lidah jerapah yang panjangnya sekitar 53 cm sangat membantunya untuk merenggut dedaunan.

Daun mengandung kadar air membantu jerapah untuk tidak minum dalam jangka waktu yang lama setelah mereka minum. Jerapah sekali minum bisa mengahabiskan 40 liter air. Saat minum inilah pertahanan diri jerapah lemah karena lehernya lebih rendah, sehingga pemangsa lebih mudah menyerang.

Seperti layaknya hewan pemamah biak lain, jerapah memiliki 4 lambung dan usus yang amat panjang. Makanan yang sudah dikunyah ditelan ke lambung pertama dan kedua, lalu didorong kembali ke mulut untuk dikunyah lebih lanjut sebelum ditelan kembali ke lambung ketiga dan selanjutnya proses pencernaan berlangsung di perut hingga menjadi feses.

Jerapah memerlukan waktu kurang lebih sekitar 11-13 jam untuk mencerna makanannya secara utuh. Memamah biak memberinya keuntungan ganda : selain membantunya menghemat tenaga dalam mencari sumber makanan, ia juga tidak perlu bermain “petak umpet” dengan pemangsanya, karena yang perlu ia lakukan hanyalah menelan daun sebanyak mungkin, lalu pergi ke tempat yang aman untuk jangka waktu cukup lama.

Siklus hidup jerapah
Bila jerapah betina anggota suatu kelompok akan melahirkan, semua anggota kelompok itu akan pergi ke suatu tempat khusus yang terpencil di dalam wilayahnya. Diketahui bahwa seberapapun jauhnya kelompok jerapah bepergian, betinanya selalu memakai tempat yang sama untuk melahirkan hingga jangka waktu yang amat lama.

Jerapah betina melahirkan anaknya setelah hamil sekitar 15 bulan. Anak jerapah lahir dengan berat 68 kg dan tinggi 1,8 meter. Anak yang dilahirkan akan jatuh dari ketinggian sekitar 1,5 meter, karena sang induk tidak mampu jongkok ke tanah dengan nyaman, dan dengan berdiam di bawah pada saat melahirkan, tentu akan menjadi sasaran empuk bagi singa atau pemangsa lain untuk menyerang sang ibu.

Bayi jerapah memiliki leher yang  panjang dan rapuh, yang terhubung dengan seluruh tubuh barunya yang seberat 70 kilogram (150 pound). Apabila kepalanya keluar dulu, lehernya pasti retak ketika bagian tubuhnya yang lain jatuh di atas leher. Kalau kepalanya keluar paling terakhir, lehernya pasti juga retak karena berat badannya menarik kepalanya keluar dari ibunya. Problema ini dapat diatasi dengan panggul belakang yang berukuran amat lebih kecil daripada bahu depan, dan panjang lehernya berukuran cukup untuk memungkinkan kepala melalui rahim dan mendarat di panggul belakang. Kaki belakang keluar dulu untuk menjaga jatuhnya bagian tubuh yang lain. Kepalanya disokong dan dibantali oleh panggul belakang, dan lehernya lumayan lentur, memungkinkan lengkokan tajam di sekitar bahu depan.

Beberapa jam setelah lahir anak jerapah sudah bisa berjalan. Dalam minggu-mingu pertama, pertumbuhan anak jerapah bisa satu centimeter perhari. Anakan yang lahir kemudian tetap dipelihara di tempat itu sampai ia cukup besar untuk bisa ikut bepergian dengan kelompoknya. Makanan anak jerapah untuk tahun pertama biasanya adalah air susu ibunya yang kaya akan zat gizi, dan yang bisa dijangkau dengan mudah. Seekor jerapah betina bisa melahirkan antara 6-12 ekor anak seumur hidupnya. Seekor jerapah diketahui bisa hidup hngga umur 25 tahun

Anak jerapah sangat rentan terhadap pemangsa, hanya sektar 25 -50 % anak jerapah yang bisa tumbuh sampai dewasa. Jerapah bisa hidup sampai 25 tahun di alam liar dan 28 tahun di penangkaran.

Subspesies
Ada sembilan subspesies yang diterima secara umum yang dibedakan berdasarkan warna dan variasi pola, meski perbedaan itu sebenarnya sangat sedikit:

Jerapah Somalia (G.c. reticulata) atau Reticulated Giraffe
Bercak berwarna coklat muda kemerah-merahan dikelilingi garis berwarna putih terang, membentuk pola poligon seperti jala yang besar-besar. Bercak bisa berlanjut sampai ke kaki. Habitat: timur laut Kenya, Ethiopia, Somalia.

Jerapah Angola (G.c. angolensis) atau Smoky Giraffe
Bercak berukuran besar dan kecil secara tidak teratur. Bercak berlanjut hingga di bawah lutut. Habitat: Angola, Zambia.

Jerapah Kordofan (G.c. antiquorum)
Bercak berukuran kecil, lebih tidak teratur dan juga terdapat pada kaki bagian sebelah dalam. Habitat: Sudan bagian barat dan barat daya.

Jerapah Masai atau Jerapah Kilimanjaro (G.c. tippelskirchi)
Bercak berbentuk seperti daun anggur, berwarna coklat tua dengan pinggiran yang tidak rata, dikelilingi garis berwarna kekuningan. Habitat: Kenya bagian tengah dan selatan, Tanzania.

Jerapah Nubia (G.c. camelopardalis)
Bercak berbentuk hampir persegi empat, berwarna coklat terang di atas dasar berwarna krem. Kaki bagian dalam dan bagian bawah lutut bebas dari bercak. Habitat: bagian timur Sudan, timur laut Kongo.

Jerapah Rothschild, disebut juga Jerapah Baringo atau Jerapah Uganda (G.c. rothschildi)
Bercak berbentuk persegi empat dengan gradiasi warna latar berwarna krem di bagian pinggir. Bercak bisa sampai ke bagian bawah lutut. Habitat: Uganda, Kenya bagian tengah sampai timur.

Jerapah Afrika Selatan (G.c. giraffa)
Bercak berbentuk bundar atau tutul-tutul, beberapa di antaranya membentuk pola seperti bintang. Latar belakang bercak warna coklat muda yang terang. Bercak atau tutul bisa sampai ke bagian telapak kaki. Habitat: Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, dan Mozambik.

Jerapah Thornicroft atau Jerapah Rhodesia (G.c. thornicrofti)
Bercak berbentuk bintang atau daun, berlanjut sampai ke kaki bagian bawah. Habitat: Zambia bagian timur
Jerapah Afrika barat atau Jerapah Nigeria (G.c. peralta)
Bercak berwarna merah kekuningan yang pucat.


Minggu, 29 Juli 2012

Burung Gagak Secerdas Anak 7 Tahun


TEMPO.CO - Batas kecerdasan burung kini dapat diukur. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan kemampuan burung gagak hampir setara dengan anak-anak berusia tujuh tahun. Kesimpulan ini didasarkan pada percobaan fabel Aesop.

Percobaan ini mengharuskan burung gagak yang haus untuk menjatuhkan kerikil ke dalam kendi berisi air. Semakin banyak kerikil yang dijatuhkan akan menyebabkan air di dalam kendi naik sampai batas yang dapat dijangkau paruh gagak untuk diminum.

Dalam penelitian ini para ilmuwan membandingkan kemampuan anak beragam usia dengan burung gagak untuk melakukan percobaan fabel Aesop.

"Percobaan mengharuskan anak dan burung gagak memindah posisi air dalam tabung untuk mendapatkan hadiah atau imbalan makanan," kata Lucy Cheke, peneliti dari Cambridge University, Inggris, Kamis 26 Juli 2012.

Hasil percobaan menunjukkan kemampuan anak-anak usia 5-7 tahun tidak lebih baik dari burung gagak. Sama seperti gagak, anak-anak itu menyelesaikan fabel Aesop setelah lima kali mencoba. Berbeda dengan anak usia delapan tahun yang dapat merampungkan percobaan dalam sekali kesempatan.

Namun ada satu percobaan yang secara konsisten dapat dipecahkan anak-anak tapi tidak dapat dilakukan oleh gagak.

Sebuah tabung berbentuk U berisi air dikubur dalam tanah hingga menyisakan dua lubang yang tampak seperti dua tabung terpisah. Salah satu lubang berukuran terlalu sempit, sehingga sulit menjatuhkan benda melewatinya. Tabung ini juga berisi hadiah.

Saat dihadapkan dengan tabung ini anak-anak sama sekali tidak terganggu. Anak-anak dengan mudah dapat meningkatkan batas air pada tabung dengan cara menjatuhkan benda ke lubang yang ukurannya lebih besar. Namun gagak tidak bisa memecahkan teka-teki ini dan selalu gagal meraih hadiah.

Penelitian Cheke dan rekan-rekannya, yang diterbitkan dalam jurnal daring Public Library of Science ONE, menunjukkan bahwa anak-anak dan burung gagak memecahkan masalah dengan cara yang berbeda.

Burung gagak harus memahami cara kerja percobaan lewat upaya dan kesalahan yang dilakukan. Sementara pemahaman anak-anak lebih didorong oleh sebab dan akibat yang sederhana.

"Ini masuk akal karena anak-anak bertugas mempelajari penyebab baru efek yang muncul tanpa dibatasi ide-ide tentang apa yang sedang atau tidak mungkin terjadi," ujar Cheke, yang memimpin penelitian, seperti dikutip Telegraph.

Ia mengatakan anak-anak dapat mempelajari apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan imbalan, meski cara untuk mencapainya dinilai tidak memungkinkan. Anak-anak lebih berfokus pada suatu hal yang dapat terjadi.

Sedangkan burung gagak, kata Cheke, lebih sulit mengetahui apa yang sedang terjadi karena mereka menunda fakta bahwa hal itu tidak seharusnya terjadi.

"Paradigma fabel Aesop menyediakan cara yang sangat berguna yang digunakan untuk membandingkan sebab-akibat. Metode ini mempermudah pemahaman tentang mekanisme yang mendasari suatu peristiwa," ujar Cheke.

6 Kebiasaan Lama yang Membantu Anak Sukses


TEMPO.CO. Setiap orang tua pasti berkeinginan membesarkan anak yang sopan dan mengerti aturan. Sopan dan mengerti aturan adalah satu dari sekian banyak hal dasar pada anak, tentu saja mengamuk di saat pergi ke pusat keramaian, berbagi mainan juga merupakan hal dasar pada anak.

Tapi sebenarnya apa hal spesifik apa yang harus diajarkan orangtua kepada anak untuk bisa membantu mereka sukses di masa depan? Situs Learnvest 9 Juli lalu menemukan ternyata ada 6 hal klasik yang harus diajarkan kepada anak, yang bisa memberikan mereka keuntungan di masa depan nantinya :

1. Hal Dasar
Mengajari anak mengatakan,"tolong", "terima kasih" dan "kembali kasih" merupakan hal dasar yang bisa Anda berikan, tapi hal-hal sederhana ini membantu anak-anak menjadi lebih bersahabat dan kooperatif, kelakukan yang bisa membuat mereka diterima dengan baik di masa depan. Sebuah temuan baru menyimpulkan kalau murid yang sukses adalah mereka yang bukan hanya meraih nilai tinggi tapi juga memiliki kemampuan bersosialisasi dan kelakuan yang mendapatkan pengharagaan tinggi dari rekan-rekannya.

2. Membuat Kontak Mata
Tindakan sederhana seperti membuat kontak mata ketika mengucapkan "hallo" dan selama tinggal adalah keuntungan bagi anak. Saat anak-anak melihat tetangga berjalan di luar rumah dan meluangkan waktu untuk menatap dan menyapanya, maka saat mereka membutuhkan seseorang untuk membantu mereka, maka yang ada dipikiran pertama adalah anak Anda. Kontak mata dan bahasa tubuh secara umum juga penting saat wawancara.

3. Berbicara di Telepon Dengan Sopan
Kemampuan menjawab telepon menjadi lebih penting belakangan ini. Ajari anak Anda untuk berbicara dengan jelas dan nada yang bersahabat saat menjawab telpon. Ingatkan mereka untuk selalu menggunakan kata pembuka halo dan bukan "hey" atau "ada apa". Dan satu hal lagi, ajari anak Anda untuk mematikan telepon genggamnya saat sedang berada dalam kegiatan sosial, makan malam dan pertemuan bisnis yang membutuhkan perhatian penuh.

4. Pendengar Yang Baik
Anak-anak senang untuk menyelak pembicaraan dan adalah tugas orangtua untuk mengajari mereka bagaimana mendengarkan dan menunggu giliran mereka berbicara. Menjadi pendengar yang baik menunjukkan penghargaan dan membantu membangun hubungan yang kuat dan kemampuan untuk terlibat dalam pembicaraan yang sangat penting, terutama saat anak-anak beranjak dewasa.

5. Bagaimana Berterima Kasih
Selain kenyataan kalau saat ini semua orang senang menggunakan email, mengirim ucapan terima kasih dengan tulisan tangan adalah tradisi lama yang masih berharga sampai saat ini. Sayangnya tradisi ini mulai musnah dengan kebiasaan mengirim email. Sebuah survey menunjukkan kalau 30.7% orangtua meminta anak mereka untuk menulis ucapan terima kasih, sementara 27.6% lainnya tidak pernah mengajarkan. Saat mereka masih kecil, Anda bisa meminta mereka untuk membuat sebuah gambar dan mengirimnya sebagai hadiah. Tapi semakin besar mereka, tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak mengirimkan kartu ucapan terima kasih kepada orang yang sudah membantu mereka.

6. Etika Di Meja Makan
Makan bersama dengan seluruh keluarga setiap satu minggu sekali akan memberikan anak kesempatan belajar bagaimana bersikap yang baik saat makan. Mereka akan belajar untuk terlibat dalae percakapan sosial, dan tentu saja etika bagimana meletakkan lap makan di pangkuan, mengunyah dengan mulut tertutup dan menjauhkan siku tangan dari aras meja.

Sabtu, 28 Juli 2012

Jenis-Jenis Metode Penelitian


Apa itu metode penelitian? Apa saja jenis-jenis metode penelitian? dan data data metode penelitian.

Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu

Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada cirri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistematis.
  • Rasional berarti kegiatan penelitian tersebut dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia.
  • Empiris berarti cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia, sehingga orang lainpun dapat mengamatinya.
  • Sistematis berarti proses yang dilakukan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu bersifat logis


Kriteria data empiris :
valid (tepat) menunjukkan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dan data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti, Reliabelitas, objektifitas

Tiga tujuan penelitian :
  • penemuan, berarti data yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui
  • pembuktian, berarti data yang diperoleh digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu.
  • Pengembangan, berarti memperdalam dan memperluas pengetahuan yang ada.


Fungsi (kegunaan hasil) penelitian :
  • Memahami berarti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi fakta
  • Memecahkan berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah.
  • Mengantisipasi berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi


Syarat-syarat latar belakang masalah :
  • Argumentasikan urgensi penelitian, sehingga orang percaya bahwa hal itu perlu diteliti
  • Bagaimana meyakinkan pada pembaca bahwa topic itu penting
  • Kemukakan fakta-fakta awal yang kongkrit
  • Kemukakan kesenjangan yang ada antara dassain (keadaan yang ada) dengan dassolen (keadaan yang diinginkan)
  • Perlu segera ditangani atau perlu diteliti
  • Kemukakan ide-ide awal


Syarat-syarat rumusan masalah :
  • Berisi pertanyaan yang akan dijawab melalui pengumpulan data, pengolahan dan analisis data
  • Rumusan masalah sebaiknya terdiri dari 2 atau 3
  • Harus mempunyai rujukan (tinjauan pustaka)

Tinjauan pustaka (bagaimana seorang peneliti menempatkan teori sebagai satu bangunan ilmiah atau mereview pendapat-pendapat orang lain) terbagi atas dua:
  • Landasan teoritis : setiap teori mempunyai asumsi yang berkaitan dengan kondisi nyata dimasyarakat.
  • Landasan empiris : merekonstruksi hasil penelitian orang lain yang kemudian digunakan sebagai landasan dengan melengkapi banguna ilmiah yang telah ada sebelumnya.
  • Kerangka pikir merupaka ide (gagasan) yang bersumber dari peneliti itu sendiri dan melihat hubungan-hubungan setelah membaca referensi, kemudian memilih pendekatan-pendekatan apa yang digunakan


Jenis-jenis penelitian
Penelitian menurut tujuan:
  • Penelitian murni merupakan penelitian yang dilakukan atau diarahkan sekedar untuk memahami masalah organisasi secara mendalam dan hasil penelitian tersebut untuk pengembangan ilmu administrsi atau manajemen.
  • Penelitian terapan mereupakan penelitian yang diarahkan untuk mendapakan informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.


Penelitian menurut metode:
  • Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetap[I data yang dipelajari adalah data dari sample yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan hubungan-hubungan antar variable. Contoh: penelitian untuk mengungkapkan kecenderungan masyarakat dalam memilih pemimpin nasional dan daerah, kualitas SDM masyarakat Indonesia.
  • Penelitian Ex post facto adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliyi peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut kebelakang untuk mengetahui factor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kejadian tersebut. Contoh: penelitian untuk mengungkapakn sebab-sebab terjadinya kebakaran gedung di suatu lembaga pemerintah, penelitian untuk mengungkapakan sebab-sebab terjadinya kerusuhan di suatu daerah.
  • Penelitian eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variable tertentu terhadap variable yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat. Tredapat empat bentuk metode eksperimen yaitu pre experimental, true experimental, factorial, dan quai experimental. Contoh: penelitian penerapan metode kerja baru terhadap produktifitas kerja, penelitian pengaruh mobil berpenumpang tiga terhadap kemacetan lalu lintas.
  • Penelitian naturalistic sering juga disebut metode kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah. Contoh: penelitian untuk mengungkapakn makna upacara ritual dari kelompok masyarakat tertentu, penelitian untuk menemukan factor-faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi.
  • Policy research (penelitian kebijaksanaan) adalah suatu proses penelitian yang dilakukaan pada, atau analisis terhadap masalah-masalah social yang mendasar, sehingga temuannya dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak dalam menyelesaikan masalah. Contoh: penelitian untuk membuat undang-undang atau peraturan tertentu, penelitian untuk pengembangan struktur organisasi.
  • Action research aadalah penelitian yang bertujuan untu mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan produktivitas lembaga dapat meningkat. Contoh: penelitian untuk memperbaiki prosedur dan metode kerja dalam pelayanan masyarakat, penelitian mencari metode mengajar yang baik.
  • Penelitian evaluasi adalah penelitian yang berfungsi untuk menjelaska fenomena suatu kejadian, kegiatan dan product. Contoh: penelitian proses pelaksanaan suatu peraturan atau kebijakan, penelitian keluarga berencana.
  • Penelitian sejarah adalah penelitian yang berkenaan dengan analisis yang logis terhadap kejadian-kejadian yang berlangsung di masa lalu.
  • Contih: penelitian untuk mengetahui kapan berdirinya kota tertentu yang dapat digunakan untuk menentukan hari ulang tahun, penelitian untuk mengetahui perkembangan peradaban kelompok masyarakat tertentu.


Penelitian menurut tingkat explanasinya
  • Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antara varibel yang satu dengan yang lain. Contoh: penelitian yang berusaha menjawab bagaimanakah profil presiden Indonesia, bagaimanakah etos kerja dan prestasi kerja para karyawan di departemen x.
  • Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan.  Contoh: adakah perbedaan profil presiden Indonesia dari waktu ke waktu, adakah perbedaan kemampuan kerja antara lulusan SMK dengan SMU.
  • Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih.
  • Contoh: adakah hubungan antara datangnya kupu-kupu dengan tamu, adakah pengaruh insentif terhadap prestasi kerja pegawai.


Penelitian menurut jenis data dan analisis
  • Penelitian kualitatif adalah peneltian yang menggunakan data kualitatif (data yang berbentuk data, kalimat, skema, dan gambar)
  • Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan data kuantitatif (data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan
  • Penelitian kualitatif dan kuantitatif


Macam-macam data penelitian
  • Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat sketsa dan gambar.
  • Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan.
  • Data diskrit (data nominal) adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara trepisah, secara diskrit atau kategori.
  • Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan diperoleh dari hasil pengukuran.
  • Ordinal adalah data yang berbentuk rangking atau peringkat.
  • Interval adalah data yang jaraknya sama tetapi tidam mempunyai nilai 0 (nol) mutlak.
  • Rasio adalah data yang jaraknya sama.
  • Variable adalah atribut seseorang atau objek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu objek dengan objek yang lain.


Macam-macam istilah dalam penelitian
  • Variable independent adalah variable yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variable terikat (dependen).
  • Variabel dependen adalah variable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variable bebas.
  • Variable moderator adalah variable yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variable dependen dan variable independent.
  • Variable intervening adalah variable yang secara teoritis mempengaruhi hub. Antara variable dependen dan variable independent menjadi hub. Yang tidak langsung dan tidak dapat diamati dan diukur.
  • Variable control adalak variable yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variable independent terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh factor luar yang tidak diteliti.

Paradigma penelitian adalah pola pikir yang menunjukkan hubungan antara variable yang akan diteliti yang sekaligus mencerminkan jenis dan jumlah rumusan masalah yang perlu dijawab dalam penelitian, teori yang digunakan untuk merumuskan hipotesis, jenis dan jumlah hipotesis, dan teknik analisis statistic yang akan digunakan.

Bentuk-bentuk paradigma atau model penelitian kuantitatif : 
  • Paradigma sederhana adalah paradigma penelitian yang terdiri dari satu variabel independent dan satu variable dependen
  • Teknik sampling adalah teknik pengambilan sample untuk menentukan sample yang akan digunakan dalam penelitian


Teknik sampling terdiri dari :
  • Probability sampling adalah teknik pengambilan sample dengan memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sample, yang terdiri dari :
  • Simple random sampling adalah pengambilan sample dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi tersebut.
  • Proportionate stratified random sampling adalah pengambilan sample dari populasi yang dilakukan secara acak dengan memperhatikan strata secara proporsi dalam populasi tersebut.
  • Disproporsi stratified random sampling adalah pengambilan sample dari populasi yang dilakukan secara acak apabila dalam populasi berstrata tersebut kurang proporsional.
  • Cluster sampling adalah teknik pengambilan sample dari populasi yang dilakukan secara acak apabila dalam populasi tersebut terdiri dari populasi yang sangat luas.
  • Nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sample yang tidak memberi peluang yang sama bagi setiap unsur dari populasi untuk dipilih menjadi sample, yang terdiri dari :
  • Sampling sistematis adalah teknik pengambilan sample berdasarkan urutan dari anggota popuasi yang telah diberi nimor urut.
  • Sampling kuota adalah teknik pengambilan sample dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.
  • Sampling incidental adalah tekhnik penentuan sample berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sample, apabila orang yang kebetulan ditemui cocok sebagai sumber data
  • Sampling purporsive adalah tekhnik penentuan sample dengan pertimbangan tertentu
  • Sample jenuh adalah tekhnik penentuan sample apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sample.
  • Snowball sampling adalah tekhnik penentuan sample yang mula-mula jumlahnya kecil kemudian membesar